Artikel Menarik
Loading...
Monday, October 3, 2016


Apa sih tindak pidana percobaan itu?
Dalam hukum pidana tidak disebutkan definisi apa itu percobaan, namun dalam pasal 53 KUHP menyebutkan unsur-unsur dari percobaan yang dapat diartikan syarat adanya percobaan yaitu :
1.    Adanya niat untuk berbuat kejahatan;
2.    Sudah dimulainya perbuatan kejahatan itu; dan
3.    Perbuatan kejahatan itu tidak jadi sampai selesai, bukan karena kehendaknya sendiri.
Untuk lebih lengkapnya seperti ini.
(1)   Mencoba melakukan kejahatan dipidana, jika niat untuk itu telah ternyata dan adanya permulaan pelaksanaan, dan tidak selesainya pelaksanaan itu, bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri.
(2)    Maksimum pidana pokok terhadap kejahatan, dalam hal percobaan dikurangi sepertiga.
(3)   Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup, dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun.
(4)    Pidana tambahan bagi percobaan sama dengan kejahatan selesai.
Mengenai perbuatan pelaksanaan dan perbuatan persiapan, Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro, S.H., dalam bukunya Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia (hal. 110-111), mengutip Hazewinkel-Suringa, menyebutkan berbagai pendapat sebagai berikut:
1.    Van Hamel, menganggap ada perbuatan pelaksanaan apabila perbuatan menggambarkan ketetapan dari kehendak (vastheid van voornemen) untuk melakukan tindak pidana.
2.    Simons, menganggap ada perbuatan pelaksanaan apabila dari perbuatan itu dapat langsung menyusul akibat sebagai tujuan dari tindak pidana (constitutief gevolg), tanpa perlu ada perbuatan lain lagi dari si pelaku.
3.  Pompe, ada suatu perbuatan pelaksanaan apabila perbuatan itu bernada membuka kemungkinan terjadinya penyelesaian dari tindak pidana.
4.    Zevenbergen, menganggap percobaan ada apabila kejadian hukum itu sebagian sudah terjelma atau tampak.
5.  Duynstee, dengan perbuatan pelaksanaan seorang pelaku sudah masuk dalam suasana lingkungan kejahatan (misdadige sfeer).
6.   Van Bemmelen, perbuatan pelaksanaan harus menimbulkan bahaya atau kekhawatiran akan menyusulnya akibat yang dimaksudkan dalam perumusan tindak pidana.
Percobaan juga diperluas dalam tindak pidana narkotika yaitu dalam Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika mengatur mengenai percobaan dimana ancaman hukumannya sama dengan tindak pidana pokok.

“Percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan Prekursor Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 111, Pasal 112, Pasal 113, Pasal 114, Pasal 115, Pasal 116, Pasal 117, Pasal 118, Pasal 119, Pasal 120, Pasal 121, Pasal 122, Pasal 123, Pasal 124, Pasal 125, Pasal 126, dan Pasal 129, pelakunya dipidana dengan pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan.”

0 komentar: