Artikel Menarik
Loading...
Monday, September 19, 2011

Info Post
Jam 23.32 aku masih memegang koran kompasku. Dari pagi tidak aku jamah, baru jam segini aku bisa membolak-baliknya. Harusnya bagi sebagian orang jam segini sudah dipakai untuk tidur. Tapi tidak untukku belakangan ini. Setelah mulai buka warung biroe sekarang jadi sering menghabiskan waktu malam untuk diisi di warung, entah sambil ngeteh, bikin mie, baca koran, baca buku, dan akhir-akhir ini nambah kerjaan yaitu mencari judul skripsi.

Ngomong-ngomong tentang koran, aku sebenarnya tidak begitu suka dengan koran minggu, karena bahasannya tentang hiburan semua. Kurang sedikit nyambung karena yang dibahas kelas tinggi (high class), ya buat pengetahuan saja. Kalau dicermati malah akan mengubah gaya hidupku berubah jadi konsumtif dan boros.

Ini malam senin, besok sudah mulai dengan aktifitas rutin, mulai dari kuliah jam 8.45 dan harus buka warung rentalku dulu jam 8 lalu dilanjut kuliah jam 13.00 di Tembalang. Ya dengan kegiatan yang bertumpuk-tumpuk itu aku senang, karena keinginan demi keinginanku selama ini mulai terwujud satu persatu. Mudah-mudahan juga besok pengumuman seleksi magangku diterima , jadi satu keinginanku dikabulkan lagi.

Semangat seperti ini kalau kalian lihat tidak selamanya seperti ini, kadang aku juga merasa lemah, baru tadi sore aku tidak bersemangat sama sekali, ya gara-gara ada sedikit pikiran tentang cewek jadi pikiran itu serasa memenuhi separuh lebih dari volume otakku. Namun kalau sudah dibicarakan masalah itu akan hilang, percaya padaku tentang hal itu. Hikmah dari masalah yang kita hadapi yaitu “biasakan untuk membicarakan baik-baik setiap permasalahan yang datang, cari teman atau orang yang bisa menampung dan menasehati kita”. Ya itu sering aku terapkan dan berhasil, seperti tadi sore untung saja ada adik perempuanku yang selalu setia mendengar keluh kesahku.

Jalan pahlawan yang sering aku datangi malam-malam sendirian menjadi hafal denganku yang datang membawa pikiran, setelah pulang dari situ akan sedikit berbeda. Jadi jalan pahlawan sebenarnya menampung pikiran-pikiran kalut manusia, wah bisa penuh jalan pahlawan kalau yang datang semua membawa pikiran kalut. Selain udara dan pemandangan segar aku tadi sempat ngobrol sedikit dengan bapak-bapak yang terlihat sopan ketika jalan di depanku. “Ku tanya dari mana pak?”, “saya ini dari kebumen mas” jawab bapak itu dengan tangan kanannya memegangi tongkat kayu untuk menyangga tubuhnya karena kaki kirinya lumpuh. Dari obrolan itu aku tau kalau dia seperti itu karena terpaksa, anak-anaknya dikampung masih sekolah, dia sudah tidak bisa kerja lagi selain meminta-minta dan berharap belas kasih dari orang sekitar. Dengan kita mau membuka obrolan dengan orang lain mungkin kita jadi tau arti uang 2 ribu yang ada dikantong. Itu cukup banyak bagi bapak itu, dari pada kalau kita yang mengartikan mungkin kwetiau saja belum dapat karena harganya Rp 8000 di warung dekat STMIK Provisi.

Manusia itu wajar mengalami fase-fase sulit, tetapi 5 menit kemudian fase itu berubah pada fase bahagia. Semua itu terjadi jika kita percaya, kalau orang percaya maka dia akan berusaha mewujudkannya, kalau mau berusaha kemungkinan ada jalan.

Hah..sudah pukul 00.26 semakin larut dan semakin hening.

Ini tulisan juga belum kelar karena tadi harus tertunda dengan diselingi ke toilet sebentar. Perutku tiba-tiba mules gara-gara kwetiaw pedas yang kusantap tadi pas pikiran sedikit kalut.

Hari ini yang bisa difikirkan untuk pelajaran esok hari adalah

1. Luapkan pada makanan ketika sedang ada masalah, itu akan membantu program penggemukan badanku.

2. Ceritakan masalah kepada orang yang siap menerima.

3. Bicarakan baek-baek, sebenarnya solusi itu datang dari diri sendiri.

4. Kalau lagi suntuk di kamar, mending ambil motor trus muter keluar sejenak.

5. Semangat untuk berusaha karena dengan berusaha itu aku bisa merasa senang ketika malam datang

6. Selalu bersyukur seperti yang dikatakan di pengajian tadi pagi. Dengan bersyukur hidup itu akan terasa lebih bahagia.

Ya semua datang dari siapa kalau bukan dari Allah, kita kembalikan saja semua pada Allah.

Sebelum tidur kututup dengan membuat minuman es sirup, masih ada es balok di wadah. Padahal es itu sudah dari kemarin disitu, wah wadahnya bisa nahan es tidak mencair seharian penuh dengan cuaca Semarang yang sepanas ini.

Harapan untuk besok akan aku selipkan dalam doa sebelum tidurku. Semoga dengan tulisan ini memberi inspirasi buat kalian

Warung Biroe

Jam 00.38 malam Senin

0 komentar: